Lampung — Perayaan Tahun Baru Imlek yang dirangkaikan dengan Festival Cap Go Meh 2026 berlangsung meriah dan penuh makna di Provinsi Lampung. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang budaya, tetapi juga momentum penting dalam memperkuat persatuan dan harmoni antarumat beragama.
Ketua DPRD Lampung dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa perayaan Cap Go Meh merupakan simbol nyata keberagaman yang hidup berdampingan secara damai di tengah masyarakat.
“Perayaan ini bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi wujud kebersamaan dan toleransi yang harus terus kita jaga. Lampung adalah rumah bagi semua, dan keberagaman adalah kekuatan kita,” ujarnya.
Acara yang dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat ini berlangsung dengan penuh khidmat dan semarak. Berbagai pertunjukan seni budaya turut memeriahkan kegiatan, mulai dari atraksi barongsai hingga penampilan budaya lintas etnis.
Dalam rangkaian kegiatan, juga dilakukan penyerahan simbolis serta doa bersama lintas agama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan untuk kehidupan yang lebih harmonis di masa mendatang.
Ketua DPRD menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang memperkuat nilai persatuan dan kebhinekaan.
“Momentum seperti ini harus terus kita jaga dan lestarikan agar generasi mendatang tetap memahami pentingnya toleransi dan saling menghormati,” tambahnya.
Melalui perayaan Cap Go Meh 2026 ini, diharapkan semangat kebersamaan, persaudaraan, dan persatuan di Provinsi Lampung semakin kuat, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.(***)

















Komentar