oleh

Wagub Jihan Buka KPDK 2026, Dorong Kader Pramuka Lampung Jadi Agen Perubahan

banner 468x60

BANDAR LAMPUNG, Suaraexpose.com – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mendorong kader Gerakan Pramuka di Provinsi Lampung agar mampu menjadi agen perubahan yang memiliki kompetensi, integritas, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Jihan saat membuka kegiatan Kursus Pengelola Dewan Kerja (KPDK) Daerah Lampung Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Abung, Balai Keratun, Bandar Lampung, Rabu (29/7/2026).

banner 336x280

Kegiatan KPDK merupakan salah satu jenjang pendidikan kepemimpinan bagi anggota pengelola Dewan Kerja Gerakan Pramuka. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan manajerial organisasi, memperkuat kapasitas kepemimpinan, serta membentuk kader muda yang mampu menjalankan peran strategis di tengah masyarakat.

Ketua Dewan Kerja Daerah (DKD) Provinsi Lampung, Rohit, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari hingga Minggu. Sebanyak 53 peserta pilihan mengikuti kegiatan ini, terdiri dari unsur DKD Lampung dan perwakilan 13 Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Jihan berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri dan mempersiapkan kemampuan menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Ia menginginkan lahirnya kader-kader Pramuka yang memiliki kompetensi, keunggulan, serta daya saing di berbagai sektor.

“Saya ingin melihat lahirnya kader-kader yang memiliki kompetensi, keunggulan, dan berdaya saing di segala sektor yang memang kita cita-citakan bersama,” ujar Jihan.

Pembukaan KPDK 2026 ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Wakil Gubernur kepada perwakilan peserta kursus.

Dalam kesempatan yang sama, Dewan Kerja Daerah Lampung juga meluncurkan program inovasi bernama Garis Depan.

Program tersebut dirancang sebagai rumah ideologi sekaligus wadah konsolidasi bagi Pramuka Penegak dan Pandega di seluruh Provinsi Lampung.

Kehadiran program ini dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi generasi muda Lampung. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, terdapat sekitar 120.000 anggota aktif Pramuka yang tercatat melalui aplikasi Ayo Pramuka.

Melalui Garis Depan, potensi tersebut diharapkan dapat dihimpun dan dikembangkan menjadi kekuatan positif dalam pembangunan daerah.

Program ini juga diarahkan untuk mengakomodasi aspirasi, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta mendorong sinergi antarkader Pramuka dalam melahirkan gagasan dan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Jihan menegaskan bahwa makna berada di garis depan bukan semata-mata berkaitan dengan jabatan atau posisi formal dalam organisasi. Lebih dari itu, seorang pemimpin harus memiliki keberanian dan kesiapan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Mengakhiri sambutannya, Jihan berpesan agar seluruh kader Gerakan Pramuka di Lampung, khususnya anggota Dewan Kerja, terus memupuk integritas serta menjaga karakter moral yang luhur.

Menurutnya, kemampuan intelektual dan keterampilan organisasi harus berjalan seiring dengan sikap rendah hati, kesantunan, serta keberanian dalam melakukan kebaikan.

“Tetaplah menjadi kader Pramuka yang rendah hati, santun dalam bertindak, cerdas dalam berpikir, dan berani dalam mengeksekusi kebaikan-kebaikan,” pesannya.

Melalui penyelenggaraan KPDK 2026 dan peluncuran Program Garis Depan, diharapkan Gerakan Pramuka Lampung semakin mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam organisasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kapasitas kepemimpinan untuk mengambil bagian dalam pembangunan daerah.(***)

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *